Logout
Apakah anda yakin mau keluar?
MTrading Team • Hari ini

AUDUSD turun ke level terendah baru tahun ini setelah RBA menghentikan kenaikan suku bunga dengan nada dovish dan sentimen penghindaran risiko meningkat

AUDUSD turun ke level terendah baru tahun ini setelah RBA menghentikan kenaikan suku bunga dengan nada dovish dan sentimen penghindaran risiko meningkat

Pasar masih gelisah dan cenderung melemah pada awal perdagangan Selasa. Data AS dan komentar para pejabat Federal Reserve (Fed) menjaga Dolar AS tetap menguat dengan mendukung pandangan bank sentral AS bahwa suku bunga akan tetap "lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama". Perlu dicatat, data ekonomi dan komentar bankir sentral di luar AS juga belum terlalu optimistis. Hal ini, bersama ketegangan AS-Tiongkok, turut meningkatkan penghindaran risiko.

Dengan demikian, imbal hasil obligasi Treasury AS dan Dolar AS masih menguat, sementara aset berisiko seperti komoditas, saham, serta mata uang Antipodean masih berada di level yang lebih rendah. AUDUSD pun mencerminkan perannya sebagai barometer risiko, sementara jeda kenaikan suku bunga RBA yang bernada dovish menambah tekanan penurunan pada pasangan Aussie tersebut.

Selain itu, NZDUSD tidak menguat meski data Keyakinan Bisnis NZIER untuk kuartal ketiga (Q3) membaik. Sementara itu, harga minyak turun di tengah pembicaraan tentang permintaan yang melemah dan pemangkasan pasokan OPEC+ yang lebih kecil pada masa mendatang. Harga emas juga kembali menyentuh level terendah sepanjang tahun ini (YTD), sedangkan saham Asia-Pasifik melemah meski indeks acuan Wall Street ditutup bervariasi.

Sementara itu, BTCUSD dan ETHUSD bergerak konsolidatif setelah terkoreksi sehari sebelumnya dari level tertinggi dalam tujuh minggu, di tengah optimisme yang tetap hati-hati di pasar kripto.

Berikut adalah pergerakan terbaru aset-aset utama:

  • Minyak Brent turun ke level terendah dalam tiga minggu karena para penjual energi menguji level $91,00 setelah mencatat penurunan selama empat hari berturut-turut hingga perdagangan terbaru.
  • Harga emas turun ke level terendah baru dalam tujuh bulan, sekitar $1.815, sebelum rebound ke $1.822 saat berita ini ditulis.
  • Indeks USD tetap bergerak defensif di sekitar 107,00 saat berita ini ditulis, setelah mencatat level tertinggi tahun ini pada hari sebelumnya.
  • Wall Street ditutup bervariasi, tetapi Asia-Pasifik saham naik tipis. Namun, saham diEropa dan Inggris diperdagangkan bervariasi pada perdagangan terbaru.
  • BTCUSD dan ETHUSD memangkas kerugian hari sebelumnya, masing-masing di sekitar $28.500 dan $1.570 saat tulisan ini dibuat.
Kondisi trading terbaik di industri
Bonus deposit
hingga 200% Bonus deposit 
hingga 200%
Spread
mulai dari 0 pip Spread 
mulai dari 0 pip
Salinan penghargaan
Platform trading Salinan penghargaan
Platform trading
Bergabung sekarang juga

Dolar AS mendominasi

Indeks Dolar AS (DXY) naik ke level tertinggi sejak November 2022 sebelum mundur dari 107,21. Terakhir, indeks ini sedikit menguat di sekitar 107,10, seiring gelombang penghindaran risiko yang diperkuat oleh pernyataan Fed yang hawkish dan data AS yang positif.

Dampak lanjutan dari tingginya imbal hasil obligasi Treasury AS membebani sentimen dan menopang permintaan terhadap Dolar AS sebagai aset safe haven. Kekhawatiran akan dampak penularan dari krisis utang China Evergrande juga turut membebani sentimen. Selain itu, pemerintahan Biden memperingatkan China bahwa pembatasan ekspor untuk pembuatan chip komputer akan diperketat lagi. Namun, pemberitahuan awal tersebut, bersama undangan para pembuat kebijakan AS kepada Presiden China Xi Jinping untuk menghadiri KTT APEC di San Francisco pada November, meredakan suasana risk-off.

Pada Senin, PMI Manufaktur ISM AS untuk September dan PMI manufaktur final S&P Global pada bulan tersebut membaik, sementara data aktivitas di Inggris, Jerman, dan zona euro melemah. Meski demikian, pengambil kebijakan Bank of England (BoE), Catherine Mann, mengatakan bahwa permintaan domestik dalam perekonomian Inggris terlihat lebih tangguh, tetapi pernyataannya tidak berhasil menopang pound sterling (GBP).

Selanjutnya, Ketua The Fed Jerome Powell bergabung dengan Gubernur Michelle Bowman dan Wakil Ketua bidang Pengawasan Michael Barr untuk mempertahankan kecenderungan hawkish bank sentral AS. Perlu dicatat bahwa model GDPNow The Fed Atlanta mempertahankan proyeksi pertumbuhan untuk Q3 di angka 4,9%.

Selain itu, Reserve Bank of Australia (RBA) mempertahankan suku bunga acuan tanpa perubahan, sesuai perkiraan, sehingga US Dollar Index (DXY) mencetak level tertinggi baru tahun ini karena data AS terbaru dan pernyataan pejabat The Fed tampak lebih hawkish. Sementara itu, pejabat European Central Bank (ECB) gagal mempertahankan kecenderungan hawkish bank sentral kawasan tersebut. Hal ini menekan Euro dan menguntungkan Greenback.

Di sisi lain, data on-chain dan kekhawatiran terkait ETF membuat pembeli BTCUSD dan ETHUSD tetap optimistis meskipun harga turun pada hari sebelumnya.

  • Beli kuat: USDCAD
  • Sinyal jual kuat: ETHUSD, GBPUSD, Gold
  • Beli: USD Index, Nasdaq, USDJPY
  • Jual: DAX, FTSE 100, BTCUSD, AUDUSD, EURUSD

Tidak ada hal besar yang perlu dicermati hari ini…

Ke depan, agenda ekonomi yang relatif sepi mungkin memberi ruang bagi penguatan Dolar AS untuk mereda sejenak dan membantu aset berisiko pulih. Namun, pernyataan hawkish dari The Fed dan pesimisme di luar AS dapat membuat Dolar AS tetap menjadi pilihan utama pasar.

Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!