
Pasar global masih sedikit positif seiring meredanya kekhawatiran akan dampak lanjutan krisis perbankan dan keengganan bank sentral untuk mengisyaratkan suku bunga yang lebih tinggi. Harapan China akan pertumbuhan yang lebih tinggi juga dapat memperkuat optimisme, begitu pula desakan IMF kepada negara-negara maju untuk membangun sistem yang menyeimbangkan sektor perbankan yang lebih lemah dan negara-negara yang kurang likuid. Perlu dicatat bahwa suasana hati-hati menjelang petunjuk inflasi dari Eropa dan AS menguji sentimen pasar.
Di tengah sentimen yang sedikit positif, dolar AS melemah setelah pulih pada hari sebelumnya dan menopang harga emas serta minyak mentah. Harga minyak juga mendapat dorongan tambahan untuk memangkas kerugian sebelumnya, berupa kemungkinan meningkatnya permintaan energi dari China dan ketatnya pasokan di antara negara-negara anggota OPEC+.
Di pasar mata uang, AUDUSD memimpin kenaikan di antara mata uang G10, sementara USDJPY dan GBPUSD juga diuntungkan oleh pelemahan dolar AS meski pergerakannya tipis. Sementara itu, USDCAD dan USDCHF juga sedikit tertekan, sedangkan EURUSD belum menunjukkan arah yang jelas menjelang rilis data inflasi Jerman.
Kripto terus naik secara bertahap selama pemulihan tiga hari, karena optimisme menjelang pembaruan Shanghai Ethereum berbanding terbalik dengan kekhawatiran akan regulasi ketat di AS yang semakin membayangi.
Berikut adalah pergerakan terbaru aset-aset utama:



Meski faktor-faktor tersebut membuat pasar tetap positif walaupun tidak ada pergerakan di pasar obligasi, sikap hati-hati menjelang rilis data inflasi utama dan ketidakpastian di sektor perbankan tampaknya menguji optimisme para pelaku pasar.
Data terbaru dari AS, Uni Eropa, dan Inggris yang lebih kuat juga membatasi sentimen positif. Data tersebut mengisyaratkan perlunya suku bunga yang lebih tinggi, meski para pembuat kebijakan masih ragu. Selain itu, pembicaraan bahwa resesi ekonomi tak terhindarkan turut membuat para pelaku pasar yang berani mengambil risiko waspada saat menanti HICP Jerman dan data AS kelas dua.
Faktor China tetap menjadi kekhawatiran bagi komoditas. Klaim negara tersebut tentang ketahanan ekonomi berbanding terbalik dengan potensi perselisihan China-AS dan kemarahan dunia atas hubungan Beijing dengan Rusia.
Di sisi lain, perseteruan antara pelaku industri kripto dan SEC AS, bersama arus dana ke BTCUSD dan ETHUSD yang diperkirakan meningkat, menantang instrumen investasi yang sebelumnya banyak diminati.
Indikator inflasi HICP Jerman, angka final PDB AS Q4, dan PCE Inti Q4 dapat menarik perhatian pelaku pasar ke depan. Namun, imbal hasil dan selera risiko pasar perlu dicermati untuk mendapatkan arah yang jelas.
Semoga keberuntungan menyertai trading Anda!